Selasa, 02 Agustus 2011

Please READ THIS ALL! THANKS DADDY..

Biasanya, bagi seorang 
anak perempuan yang
sudah dewasa, yang
sedang bekerja
diperantauan, yang ikut
suaminya merantau di
luar kota atau luar
negeri, yang sedang
bersekolah atau kuliah
jauh dari kedua orang
tuanya.....
Akan sering merasa
kangen sekali dengan
Mamanya.
Lalu bagaimana dengan
Papa?
Mungkin karena Mama
lebih sering menelepon
untuk menanyakan
keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika
ternyata Papa-lah yang
mengingatkan Mama
untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu
kamu kecil, Mama-lah
yang lebih sering
mengajakmu bercerita
atau berdongeng,
tapi tahukah kamu,
bahwa sepulang Papa
bekerja dan dengan
wajah lelah Papa selalu
menanyakan pada
Mama tentang kabarmu
dan apa yang kau
lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih
seorang anak
perempuan kecil......
Papa biasanya
mengajari putri kecilnya
naik sepeda.
Dan setelah Papa
mengganggapmu bisa,
Papa akan melepaskan
roda bantu di
sepedamu...
Kemudian Mama bilang :
"Jangan dulu Papa,
jangan dilepas dulu roda
bantunya" ,
Mama takut putri
manisnya terjatuh lalu
terluka....
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan
yakin akan
membiarkanmu,
menatapmu, dan
menjagamu mengayuh
sepeda dengan
seksama karena dia
tahu putri kecilnya
PASTI BISA.
Pada saat kamu
menangis merengek
meminta boneka atau
mainan yang baru,
Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan
mengatakan dengan
tegas : "Boleh, kita beli
nanti, tapi tidak
sekarang"
Tahukah kamu, Papa
melakukan itu karena
Papa tidak ingin kamu
menjadi anak yang
manja dengan semua
tuntutan yang selalu
dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek,
Papa yang terlalu
khawatir sampai
kadang sedikit
membentak dengan
berkata :
"Sudah di bilang! kamu
jangan minum air
dingin!".
Berbeda dengan Mama
yang memperhatikan
dan menasihatimu
dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu
Papa benar-benar
mengkhawatirkan
keadaanmu.
Ketika kamu sudah
beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut
pada Papa untuk dapat
izin keluar malam, dan
Papa bersikap tegas dan
mengatakan: "Tidak
boleh!".
Tahukah kamu, bahwa
Papa melakukan itu
untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu
adalah sesuatu yang
sangat - sangat luar
biasa berharga..
Setelah itu kamu marah
pada Papa, dan masuk
ke kamar sambil
membanting pintu...
Dan yang datang
mengetok pintu dan
membujukmu agar tidak
marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa
saat itu Papa
memejamkan matanya
dan menahan gejolak
dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat
ingin mengikuti
keinginanmu, Tapi lagi-
lagi dia HARUS
menjagamu?
Ketika saat seorang
cowok mulai sering
menelponmu, atau
bahkan datang ke
rumah untuk
menemuimu, Papa akan
memasang wajah paling
cool sedunia.... :')
Papa sesekali
menguping atau
mengintip saat kamu
sedang ngobrol berdua
di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau
hati Papa merasa
cemburu?
Saat kamu mulai lebih
dipercaya, dan Papa
melonggarkan sedikit
peraturan untuk keluar
rumah untukmu, kamu
akan memaksa untuk
melanggar jam
malamnya.
Maka yang dilakukan
Papa adalah duduk di
ruang tamu, dan
menunggumu pulang
dengan hati yang
sangat khawatir...
Dan setelah perasaan
khawatir itu berlarut -
larut...
Ketika melihat putri
kecilnya pulang larut
malam hati Papa akan
mengeras dan Papa
memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa
ini karena hal yang di
sangat ditakuti Papa
akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya
akan segera pergi
meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa
akan sedikit
memaksamu untuk
menjadi seorang Dokter
atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa
seluruh paksaan yang
dilakukan Papa itu
semata - mata hanya
karena memikirkan
masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap
tersenyum dan
mendukungmu saat
pilihanmu tidak sesuai
dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi
gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi
kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu
di bandara.
Tahukah kamu bahwa
badan Papa terasa kaku
untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum
sambil memberi
nasehat ini - itu, dan
menyuruhmu untuk
berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali
menangis seperti Mama
dan memelukmu erat-
erat.
Yang Papa lakukan
hanya menghapus
sedikit air mata di sudut
matanya, dan menepuk
pundakmu berkata
"Jaga dirimu baik-baik ya
sayang".
Papa melakukan itu
semua agar kamu
KUAT...kuat untuk pergi
dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang
untuk membiayai uang
semester dan
kehidupanmu, orang
pertama yang
mengerutkan kening
adalah Papa.
Papa pasti berusaha
keras mencari jalan agar
anaknya bisa merasa
sama dengan teman-
temannya yang lain.
Ketika permintaanmu
bukan lagi sekedar
meminta boneka baru,
dan Papa tahu ia tidak
bisa memberikan yang
kamu inginkan...
Kata-kata yang keluar
dari mulut Papa adalah :
"Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin
Papa, Ia sangat ingin
mengatakan "Iya
sayang, nanti Papa
belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa
pada saat itu Papa
merasa gagal membuat
anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda
sebagai seorang
sarjana.
Papa adalah orang
pertama yang berdiri
dan memberi tepuk
tangan untukmu.
Papa akan tersenyum
dengan bangga dan
puas melihat "putri
kecilnya yang tidak
manja berhasil tumbuh
dewasa, dan telah
menjadi seseorang"
Sampai saat seorang
teman Lelakimu datang
ke rumah dan meminta
izin pada Papa untuk
mengambilmu darinya.
Papa akan sangat
berhati-hati
memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang
akan menggantikan
posisinya nanti.
Dan akhirnya....
Saat Papa melihatmu
duduk di Panggung
Pelaminan bersama
seseorang Lelaki yang di
anggapnya pantas
menggantikannya, Papa
pun tersenyum
bahagia....
Apakah kamu
mengetahui, di hari yang
bahagia itu Papa pergi
kebelakang panggung
sebentar, dan
menangis?
Papa menangis karena
papa sangat berbahagia,
kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya
kepada Tuhan, Papa
berkata: "Ya Allah
tugasku telah selesai
dengan baik....
Putri kecilku yang lucu
dan kucintai telah
menjadi wanita yang
cantik....
Bahagiakanlah ia
bersama suaminya..."
Setelah itu Papa hanya
bisa menunggu
kedatanganmu bersama
cucu-cucunya yang
sesekali datang untuk
menjenguk...
Dengan rambut yang
telah dan semakin
memutih....
Dan badan serta lengan
yang tak lagi kuat untuk
menjagamu dari
bahaya....
Papa telah
menyelesaikan
tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak, atau
Abah kita...
Adalah sosok yang
harus selalu terlihat
kuat...
Bahkan ketika dia tidak
kuat untuk tidak
menangis...
Dia harus terlihat tegas
bahkan saat dia ingin
memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang
orang pertama yang
selalu yakin bahwa
"KAMU BISA" dalam
segala hal.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar